Modul dan Contoh Program Aplikasi Basis Data MYSQL PHPMyAdmin

Modul dan Contoh Program Aplikasi Basis Data MYSQL PHPMyAdmin -

Pengenalan Database MYSQL phpmyadmin & Dreamweaver

Database relasional lebih disukai karena lebih masuk akal dibandingkan database flat. MySQL adalah sebuah database relasional.

MySQL adalah sebuah server database open source yang kayaknya paling populer keberadaannya. MySQL umumnya digunakan bersamaan dengan skrip PHP untuk membuat aplikasi server yang dinamis dan powerful.

Pertemuan Ke 1
Pengenalan Database MYSQL phpmyadmin & Dreamweaver


Database relasional lebih disukai karena lebih masuk akal dibandingkan database flat.
MySQL adalah sebuah database relasional
MySQL adalah sebuah server database open source yang kayaknya paling populer keberadaannya. MySQL umumnya digunakan bersamaan dengan skrip PHP untuk membuat aplikasi server yang dinamis dan powerful. Sebuah database adalah sebuah struktur yang umumnya dikategorikan dalam 2 hal: Sebuah database flat dan sebuah database relasional.
Langkah-langkah masuk Ke Jendela Mysql
Kemudian Ketikan Mysql
2.Dari Menu StartàAll Program à 
          
3.      C:\apache2triad\mysql\bin àkemudian double klik mysql.exe


Perintah-Perintah DDL (Data Definision Language) dan DML (Data Manipulation Language)

1. Perintah untuk membuat database
4.      Perintah membuat table

BU: Create table nama_table(

      Kolom_1 Tipe(size),
                        Kolom_2 Tipe(size),
                        Kolom_n Tipe(size))

Contoh
Nama Field
Type
Size
Keterangan
Nim
Varchar
8
Not null     Primary Key
Nama
Varchar 
30
Not null
Tgl_lahir
Date


Alamat
Varchar
50
Not null


5.      Mendeskripsi table yang sudah dibuat
BU : DESC nama_table

7. Dengan Perintah table kita bias melakukan perubahan terhadap kolom

A. Menambah Kolom baru -- add
BU: ALTER TABLE  nama_tabel add kolom baru tipe(panjang)
[FIRST  ! AFTER kolom_lama)
Pada sintaks diatas terdapat dua opsi yaitu:
1.      First : dengan menggunakan parameter ini, penambahan kolom baru akan diletakan pada urutan pertama

 
2.      After : dengan menggunakan parameter ini, kita dapat melakukan penambahan kolom baru setelah kolom ditunjuk

Contohnya: 
 
b.      Mengubah nama kolom -- change
Untuk Mengubah nama kolom dapat menggunakan perintah CHANGE
BU: ALTER TABLE  nama_table CHANGE kolom_lama
            Kolom_baru tipe(panjang)

 
c.       mengubah nama table -- rename
BU: ALTER TABLE  nama_lama RENAME to nama_baru
 
Atau dengan
BU: RENAME table table_lama to table_baru
 


e. Mengubah Kolom – Modify
Contoh 
Alter table mahamahasiswa modify jk enum(‘Perempuan’,’Laki-Laki’)not null

7.Menghapus Table 
            BU: drop table nama table
8.Mengisi Record
Cara 1 :
mysql> insert into mahamahasiswa
-> (field1,field2,field3,field4)
            -> values(‘xyz’,’01-01-01’,100,50.25)
-> ;

Cara 2 :
mysql> insert into mahamahasiswa SET
          -> field1=”xyz”,
            -> field2=”01-01-01”,
            -> field3=100,
            -> field4=50.25,
            ->;

Cara 3 :
mysql> insert into mahamahasiswa
            -> VALUES (“xyz”, ”01-01-01”,100,50.25)
            -> ;

9        Mengupdate data
Sintaksnya adalah sebagai berikut:

UPDATE namatabel SET kriteria WHERE kondisi;

Contoh:

mysql> update coba set field2 = ’01-02-03’ where field1 = ‘aaa’;
            Perintah ini digunakan untuk memperbaharui nilai field2 menjadi ’01-02-03’ untuk record yang nilai field1-nya adalah ‘aaa’

10    Menghapus data
Untuk menghapus record dari tabel digunakan perintah Delete. Sintaksnya adalah sebagai berikut:

DELETE FROM namatabel WHERE kondisi;

            Contoh:

mysql> delete from mahamahasiswa where field1 = ‘xyz’;
 Perintah ini digunakan untuk menghapus record dari tabel coba yang nilai field1nya adalah ‘xyz’


® Menampilkan Isi Record
1.      Menampilkan data dari seluruh field/column
Select * from mahasiswa;

2.      Menampilkan Data Dari Field/Colom tertentu
Select nm_mahasiswa from mahasiswa;

3.      Menampilkan Data dengan mengacu nama table secara absolute
            Select mahasiswa.nim,mahasiswa.usia from mahasiswa;

4.      Menampilkan data, tanpa data kembar dengan DISTINCT Select distinct nm_mahasiswa from mahasiswa;
5.      Menampilkan data berdasarkan kondisi dengan where
Select * from mahasiswa where usia between 6 and 10;
Atau
Select * from mahasiswa where usia >=6 and <=10;

6.      Menampilkan data dari table yang namanya diawali dengan karakter R
Select * from mahasiswa where left(nm_mahasiswa,1)=’R’; Atau
Select * from mahasiswa where nm_mahasiswa like “R%”;

7.      Menampilkan data dari table mahasiswa yang karakter pertama namanya sembarang dan karakter kedua adalah e
Select * from mahasiswa where mid(nm_mahasiswa,2,1)=”e”; atau
Select * from mahasiswa where substring(nm_mahasiswa,2,1)=”e”; atau
Select * from mahasiswa where nm_mahasiswa like “_e%”;

8.      Menampilkan data dari table mahasiswa yang alamatnya diakhiri dengan a
Select * from mahasiswa where right(alamat,1)=”a”; atau
Select * from mahasiswa where alamat like “%a”;

9.      Menampilkan data dari table mahasiswa  yang alamatnya tidak sama dengan
Tasikmalaya
Select * from mahasiswa where alamat <>”Tasikmalaya”; atau
Select * from mahasiswa where alamat not like “Tasikmalaya”;

10.  Menampilkan Data Berdasarkan Kondisi dengan Having
Select * From mahasiswa having mid(nm_mahasiswa,2,1)=”a”; atau Select * From mahasiswa having nm_mahasiswa like “_a%”; i

11.  Menampilkan Data Berdasarkan Group By
Select count(*), alamat from mahasiswa group by alamat

12.  Menampilkan Data Dengan order  By,Untuk menampilkan hasil urut secara ascending(asc),Descending(desc)
Select * From mahasiswa order by usia desc;

13.  Menampilkan data dengan klausa LIMIT
Select * from mahasiswa limit 1,2;

select count(*) from mahasiswa;
à untuk menghitung jumlah record pada tabel anggota.


















             
Buat Database Kursus_nim
Buat tabel mahasiswa
Field Name
Type
Size
Keterangan
Nim
Char
3
Not null   (primary Key
Nm_mahasiswa
Varchar
50
Not null
Alamat
Varchar 
100
Not null
Kd_paket
Char
3


Isi Data Sebagai Berikut: 


Perintah DDL
1.                  menampilkan semua database     show databases;
2.                  masuk ke dalam sistem database/memilih database yang akan digunakan     use nama_database; 3. membuat database
    create database nama_database;
4.      membuat tabel     create table nama_tabel (nama_field type_data(lenght),     nama_field type_data(length),.... );
5.      melihat struktur tabel     desc nama_tabel;
6.      menambahkan primary key     alter table nama_tabel add primary key (nama_field);
7.      menghapus primary key     alter table nama_tabel drop primary key;
8.      menghapus field     alter table nama_tabel drop nama_field;
9.      menambah field baru     alter table nama_tabel add nama_field type_data(length);
    alter table nama_tabel add nama_field type_data(length) after nama_field;
10.  mengganti nama field
    alter table nama_tabel change nama_field_lama nama_field_baru type_data;
11.  mengganti nama tabel      rename table nama_tabel_lama to nama_tabel_baru;
12.  melihat tabel      show tables;

13.  menghapus tabel;       drop table nama_tabel; 14. menghapus database;       drop database nama_database; 

bisa dapatkan di bawah ini dengan file docx atau pdf nya.




Selengkapnya... 


0 komentar:

Posting Komentar