-->

ads

Etika Kehidupan Berbangsa Negara Republik Indonesia

Etika Kehidupan Berbangsa Negara Republik Indonesia

Bangsa Indonesia di ciptakan oleh allah ,Tuhan yang maha esa, sebagai bangsa majemuk atas dasar suku, budaya, ras dan agama. anugerah tersebut patut di syukuri dengan cara menghargai kemajemukan yang hingga saat ini tetap dapat terus di pertahankan, dipelihara, dan dikembangkan.
Etika Kehidupan Berbangsa Negara Republik Indonesia
Etika Kehidupan Berbangsa Negara Republik Indonesia
kesadaran kebangsaan yang mengkristal dan lahir dari rasa senasib dan sepenanggungan, akibat penjajahan, telah berhasil membentuk wawasan kebangsaan indonesia seperti yang tertuang dalam sumpah pemuda pada tahun 1928, yaitu tekad bertanah air satu dan berbangsa satu serta menjunjung bahasa persatuan, bahasa indonesia. tekad bersatu ini kemudian di nyatakan secara politik sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat dalam proklamasi 17 agustus 1945.
akan tetapi, sejak terjadinya krisis multidimensional, muncul ancaman yang serius terhadap persatuan bangsa dan terjadinya kemunduran dalam pelaksanaan etika kehidupan berbangsa dan bernegara, berkurangnya sopan santun dan budi luhur dalam pergaulan sosial, melemahnya kejujuran dan sikap amanah dalam kehidupan berbangsa, pengabaian terhadap ketentuan hukum dan peraturan, dan sebagainya yang disebabkan oleh berbagai faktor yang berasal baik dari dalam maupun luar negeri.

Faktor yang berasal dari dalam negeri, antara lain,

1. masih lemahnya penghayatan dan pengamalan agama dan munculnya pemahaman terhadap ajaran agama yang keliru dan sempit, serta tidak harmonisnya pola interaksi antara umat beragama.

2. sistem sentralisasi pemerintahan di masa lampau yang mengakibatkan terjadinya penumpukan kekuasaan di pusat dan pengabaian terhadap kepentingan daerah dan timbulnya fanatisme kedaerahan.

3. tidak berkembanya pemahaman dan penghargaan atas kebinekaan dan kemajemukan dalam kehidupan berbangsa.

4. terjadinya ketidak adilan ekonomi dalam lingkup luas dan dalam kurun waktu yang panjang, melewati ambang batas kesabaran masyarakata secara sosial yang berasal dari kebijakan publik dan munculnya perilaku ekonomi yang  bertentangan dengan moralitas dan etika.

5. kurangnya keteladanan dalam sikap dan berperilaku sebagian pemimpin dan tokoh bangsa.

6. tidak berjalanya penegakan hukum secara optimal, dan lemahnya kontrol sosial untuk mengendalikan perilaku yang menyimpang dari etika secara alamiah masih hidup di tengah tenagah masyarakat.

7. adanya keterbatasan kemampuan budaya lokal, daerah, dan nasional dalam merespons pengaruh negatif dari budaya luar.

8. meningkatnya prostitusi, media pornografi, perjudian, serta pemakaian, peredaran dan penyelundapan obat-obat terlarang.

Etika Kehidupan Berbangsa Merupakan rumusan yang bersumber dari ajaran agama, khususnya yang bersidat universal, dan nilai-nilai luhur budaya bangsa yang tercermin dalam pancasila sebagai acuan dasar dalam berpikr, bersikap dan bertingkah laku dalam kehidupan berbangsa.

Rumusan tentang etika kehidupan berbangsa ini disusun dengan maksud tujuan untuk membantu memberikan penyadaran tentang arti penting tegaknya etika dan moral dalam Kehidupan Berbangsa.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter